Menyongsong Kenaikan Harga Minyak Dunia Di Tahun 2018

Tahun 2018 baru berjalan satu minggu tapi harga minyak dunia mulai perlahan-lahan melaju beranjak naik dan mencapai harga sekitar 60 USD/barrel. Lebih detailnya yaitu 61.44 USD/barrel untuk WTI Crude Oil dan 61.44 USD/barrel untuk Brent Crude Oil (source: oil-price.net).


Harga Minyak Dunia. Gambar: oil-price.net 

Dari gambar di atas bisa dilihat bahwa harga minyak secara trend terus naik. Kenaikan ini bisa dikatakan sebagai imbas pengurangan produksi minyak dunia yang dilakukan oleh negara-negara OPEC dan Rusia. Aliansi OPEC dan Rusia sepakat untuk melakukan pengurangan atau pemangkasan produksi agar pasar ekonomi dunia bisa kembali ke jalur positif.

Baca: OPEC dan Rusia Setuju Mengurangi Produksi Minyak Hingga Akhir 2018

Naiknya harga minyak dunia mungkin bisa menjadi berita positif bagi pelaku industri migas. Kenaikan harga minyak menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh para pencari kerja, mahasiswa yang tertarik di mencari kerja bidang migas.

Bahkan naiknya harga minyak mungkin sudah ditunggu-tunggu oleh para pengangguran korban PHK akibat dropnya harga minyak dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Apakah harga minyak akan terus naik? Belum tentu, karena dari grafik diatas terlihat ada sedikit penurunan dibandingkan dengan hari sebelumnya, walaupun sebenarnya secara trend harga minyak dunia mengalami kenaikan.

Jadi, So What?

Seperti yang saya bilang tadi bahwa ini bisa menjadi kabar gembira bagi pelaku industri migas tetapi juga bisa menjadi kabar buruk bagi sebagian masyarakat Indonesia. Dengan naiknya harga minyak dunia otomatis akan membuat harga BBM juga akan naik, dan ujung-ujungnya sudah bisa dipastikan juga akan membuat harga-harga atau sewa-sewa akan naik secara otomatis.

Harga dan sewa apa saja yang akan naik? Dari apa yang saya lihat dalam beberapa tahun ke belakang, bila harga BBM naik maka harga dan sewa yang naik biasanya yaitu sewa angkot, sewa ojek, harga makan di warung, dan lain-lain.

Di kampung halaman saya di wilayah Kepulauan Buton biasanya kalau BBM naik maka kenaikan ongkos/sewa yang lainnya juga lumayan besar kenaikannya. Harga BBM naik hanya Rp 1000 atau Rp 2000 tapi harga/ongkos mobil (Wamengkoli-Mawasangka) kenaikannya bisa sampe Rp 20ribu (dari 20rb menjadi 40rb).

Selanjutnya sewa speed boat dari Jembatan Batu Baubau ke Wamengkoli juga ikut naik Rp 5000. Kemudian sewa ojek dari Jembatan Batu ke Topa juga naik Rp 5000 dari Rp 10rb menjadi Rp 15rb atau bahkan sampe Rp 20rb.

Baca: Pantai Nirwana Baubau

Kemudian ongkos speed boat dari Topa ke Kadatua juga naik Rp 5000. Padahal kenaikan harga BBM sebenarnya ga sampe Rp 5000 tapi sebagian pelaku jasa angkutan malah menaikkan tarif lumayan besar. Begitulah kalau tidak ada kontrol pasar terhadap kenaikan harga BBM.

Pada bulan Maret 2017 saya sudah menulis tentang bagaimana atau kemungkinan apa yang akan terjadi bila harga minyak di atas 60 USD/barrel.

Baca: Ini Yang Ditakutkan Bila Harga Minyak Di Atas 60 USD

Jadi bersiaplah dengan kenaikan harga-harga yang mungkin beberapa bulan lagi akan segera terjadi di tempat kita masing-masing. Jangan lupa berdoa dan bekerja dengan ikhlas supaya rezekinya lancar.

Comments